batas

Tampilkan postingan dengan label Assignment's notes. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Assignment's notes. Tampilkan semua postingan

Minggu, 12 Agustus 2012

SQUID, Mengatur Berbagai Akses di Jaringan (Materi Ajar PJJ)


Sinopsis Bahan Ajar TIK

Oleh                            : Tria Azmareni
Jurusan                      : TKJ (Program D4 ITB-Seamolec)

Judul Bahan Ajar     : Pengertian dan Praktikum Penggunaan Squid
Pokok Bahasan         :
1.      Pengertian Squid
2.      Fungsi Squid
3.      Kemampuan yang dimiliki Squid
4.      Contoh kasus implementasi Squid
a.      Instalasi Squid
b.      Skenario filtering
c.       Konfigurasi squid
Sinopsis Bahan Ajar:
            Materi bahan ajar ini akan membahas tentang SQUID. SQUID adalah salah satu aplikasi HTTP Proxy Server. Dengan Squid ini, seorang administrator jaringan dapat memblok situs-situs yang dilarang, sehingga klien di jaringan tersebut tidak dapat mengaksesnya. SQUID juga dapat digunakan untuk membatasi waktu akses dari setiap klien yang berbeda dan juga membatasi file-file download. Selain itu, penggunaan aplikasi ini di suatu jaringan internet akan meningkatkan efisiensi Bandwidth.
            Setelah mempelajari materi ajar ini, diharapkan peserta didik dpaat menerapkan SQUID di jaringan yang mereka bangun. Dengan begitu, para peserta didik yang berperan sebagai administrator jaringan dapat mengontrol penggunaan internet nya sesuai dengan aturan yang mereka tentukan sendiri.


Silahkan Mengakses materi ajar di link berikut 
https://docs.google.com/presentation/d/1m9TRKhfur8d9hVZfuOh0zKuZlt-V0HQiScTwTHC4RiQ/edit  

Untuk bahan latihan dapat juga di download di link yang disediakan di link
https://docs.google.com/presentation/d/1qZduMJTzag8alOEqwREXTlE0j4imGxkYdqs56NJFpwI/edit 

Jawaban latihan SQUID dapat dikirimkan melalui email dengan format
Subjek : SQUID_Namapesertadidik
Kirim ke alamat email : tizey_niez@yahoo.co.id

 

Minggu, 05 Agustus 2012

Jawaban Ujian PJJ, 3 Agustus 2012


Jawaban soal no-1:
1.      Perbedaan dari sisi dosen atau tenaga pengajar mengenai dua model pembelajaran ini tentu saja salah satunya soal kesiapan mental dari dosen tersebut. Meskipun tampak sederhana, tapi pertemuan tatap muka akan lebih membutuhkan persiapan yang lebih matang. Si dosen harus menyiapkan penampilan secara fisik, materi yang akan dibagikan secara langsung, waktu khusus yang disediakan, dan kemungkinan interaksi langsung yang terjadi. Sedangkan pada pendidikan jarak jauh, dosen dapat melakukan pengajaran kapan saja, dimana saja, dan dalam keadaan apa saja. Materi juga dapat diberikan saat materi tersebut sudah benar-benar siap, karena tidak ada schedule harian khusus seperti pembelajaran tatap muka. Dan interaksi yang terjadi secara langsung menuntut secara moril agar dosen sebisa mungkin memecahkan masalah saat itu juga, sedangkan pada pendidikan jarak jauh, dosen dapat mencari referensi terlebih dahulu, lalu kembali menginformasikannya kepada peserta didik.
2.      Perbedaan dari sisi peserta didik terutama masalah jarak dan kefleksibelan waktu. Peserta didik yang mengikuti pembelajaran tatap muka, tentu saja harus mengikuti jadwal secara teratur. Misalnya pergi ke sekolah pukul 07.00 dan pulang pukul 13.00. Ini berarti peserta didik “tatap muka” harus menyiapkan dua hal, akomodasi menuju tempat tatap muka, dan waktu yang terjadwal. Namun, bagi peserta didik PJJ, mereka dapat tetap terus belajar dimana saja dan kapan saja. Mereka bisa berada di kampung mereka, menemui sanak saudara tapi tetap melakukan kontak dengan pengajar sebagai kewajiban sebagai peserta didik. Satu hal lagi yang membedakan dari sisi peserta didik adalah kemandirian. Peserta didik “tatap muka” dengan kegiatan yang terjadwal maka harus menjalankan kewajibannya secara terprogram, sedangkan peserta didik PJJ harus menumbuhkan kemandirian dalam dirinya untuk terus mengikuti Pendidikan Jarak Jauh ini.
3.      Perbedaan dari segi bahan ajar terletak di distribusi bahan ajar dan bentuk bahan ajar nya. Jika pada pendidikan tatap muka, distribusi bahan ajar dapat lebih mudah karena peserta didik dan tenaga pengajar berada dalam satu tempat. Sedangkan pada PJJ, tenaga pengajar harus pintar memilih media distribusi yang baik agar materi ajar dapat sampai ke tangan peserta didik sesuai dengan hak mereka untuk mendapat pengajaran.


Jawaban soal no-2:
            Dalam hal teoritis Media pembelajaran sebagai salah satu aspek penting dalam PJJ harus memenuhi lima aspek untuk memenuhi kebutuhan proses belajar mengajar dalam PJJ. Kelima aspek tersebut adalah 1. Interaktif, 2. Independent learner, 3. Media yang mendukung berbagai sumber pembelajaran, 4. Media yang menyediakan tempat untuk memberikan tugas, komunikasi dua arah antara pengajar dan peserta didik, dan bebas diakses kapan saja dimana saja, 5. Media pembelajaran yang dapat membentuk komunitas pembelajaran itu sendiri.
            Tapi, ada satu hal yang juga seharusnya dipenuhi oleh media pembelajaran. Hal ini adalah “Dapat dicapai”. Sebaik apapun media tersebut jika ia akhirnya tidak bisa sampai ke peserta didik, maka ia tetaplah akan menjadi media pembelajaran yang sia-sia.

Jawaban soal no-3:
            ICT sebenarnya dapat menjadi faktor pendukung dan kendala bagi perkembangan PJJ di indonesia. ICT yang baik  dan terus dikembangkan akan semakin memperluas jangkauan PJJ serta memudahkan penyebaran dan komunikasi antar para peserta didik PJJ dan tenaga pengajar PJJ. Tapi ICT yang baik sekalipun akan menjadi kendala yang berat bagi perkembangan yang PJJ di Indonesia jika tidak adanya tenaga ahli yang mengelolanya, atau sekedar tenaga yang mampu mengaksesnya. ICT yang baik sekalipun akan menjadi tersia-sia bahkan menjadi hambatan bagi perkembangan PJJ.
            Jika ICT yang baik tanpa human resource yang baik dapat menjadi hambatan, apalagi ICT yang buruk. Orang-orang di indonesia yang tersebar di berbagai penjuru negeri yang sedang menantikan media pembelajaran mereka sampai ke tangan mereka dan dapat dipelajari ini, membutuhkan perangkat distribusi yang baik dari hak mereka tersebut. Keterbatasan dan perbedaan kemampuan dari setiap area ini dapat menjadi kendala bagi perkembangan PJJ di Indonesia.  

The Disadvantages without IT


In my email assignment to Mr. Paul, I try to make it not more than 10 lines about this topic. But now, I'll tell you more. Although, it isn't my favorite subject to tell you about. I'll be more satisfied talking about my hometown or my Senior High School. It's more more interesting and enjoyable. But, it's okay. I'll look more serious in this part *take off glasses* B-)
 
 Long time ago when i was child, i didn't know about what IT means. I studied in school where there was no computer or even an internet connection. and it was no a problem.  I still got good knowledge. But time is running out, and so the technology. Now, I can't say that education will run well without IT. We can't only wait the knowledge from school. We should expand it, by looking what happen in other country, what they have learnt, and other things to open our mind.
Okay, stop talking tria :D  Let's see my assignment.

As you know, nowadays IT is used almost in all part of our life. You can find it everyday in every sector. You can find IT in business sector, education sector, governmental sector, social life, or even in health sector. IT is used to spread information, to connect people each other, to examine something exactly in healthy center, to make thing as simple as they can do, or even as a management system, and etc. If you can imagine how big IT takes part in our life, You can also imagine our life now without IT. As example, We will get many difficulties in spreading information. People just will get little information, and it will be dangerous for terrible situation. People will not get knowledge as easy as now if they don’t use IT. You can see how education stands in place where IT never touches them. How pity they are. And our business will also face difficulties in promoting or managing their business. You can’t also define your deseases as soon as now. You should more patient to recover your healthy. And of course, it will be so hard to connect with people who far away without using IT. IT has made things easier and easier. So, we can conclude, there will be so many disadvantageds without IT.

Kamis, 02 Agustus 2012

Materi Pembelajaran (Pengenalan Basis Data) _PJJ

Nah buat yang mungkin masih bener-bener newbie di dunia komputer dan basis data. Ini ada materi pembelajaran yang saya share sekaligus sebagai tugas Mata Kuliah PJJ --> Power Point Materi Pembelajaran

Terimakasiih :)

Sabtu, 14 Juli 2012

First Journey "ITB SEAMOLEC"

Ini adalah perjalanan panjang saya yang pertama jauh dari orang tua.
Butuh keberanian buat saya untuk memutuskan dan memfokuskan diri belajar dan kembali menuntut ilmu disini.

Menjadi mahasiswa ITB adalah bagian dari salah satu mimpi saya, dan Allah mewujudkannya lewat jalur ini.
Saya harus berkata "Ya" dan bersiap menerima semua tantangan baru dalam hidup saya
Atau berkata "Tidak" lalu menyesal seumur hidup.

Maka saya memilih OPSI pertama.

Perjalanan panjang ini di mulai dengan mendatangi kota Bandung, berkunjung ke ITB dan mendaftarkan diri secara resmi ke kantor LSKK ITB.
Saya menjadi begitu excited, ini jadi titik awal dari salah satu mimpi saya :D
Saya hanya 3 Hari berada di kota Bandung, dan perjalanan dilanjutkan ke kota Tangerang Selatan.

Disini, saya akan mengikuti "Outbound dan Matrikulasi selama kurang lebih 3 bulan"

Sebelum dapat mencapai tempat ini saya harus bersabar karena berapa kali nyasar ke daerah lain dan perjuangan mendapatkan tempat tinggal sementara juga menjadi bagian paling ribet dari cerita ini (._.")


Outbound hari pertama dimulai pada tanggal 12 Juli 2012
Untungnya outbound hari itu dimulai jam 1 siang. Bisa dibayangkan saya sampai tengah malam, hingga bisa istirahat di kost-an yang baru saya dapat.
Siang itu saya bersama teman-teman dari kota Palembang menuju, memasuki gerbang UT. Kita langsung disambut dengan makan siang bersama.
Lalu kami ke lantai atas, dan outbound secara resmi dibuka.
Hari pertama ini saya bilang sebagai hari "Motivasi Awal" sekaligus perkenalan.
Pak Stanley menjadi tokoh penting dalam Outbound ini, Beliau memberikan banyak sekali motivasi kepada kami. Dan saya benar-benar merasa beruntung menjadi bagian mahasiswa D4 ITB-Seamolec yang diberi kesempatan untuk mengikuti Outbound tersebut :')

Hari beranjak sore, dan acara outbound belum juga selesai.
Kami yg sudah dibagi beberapa kelompok dari berbagai daerah di Indonesia mulai menjalankan misi berikutnya.
Kami ditugaskan menjual PULPEN.
Bukan PULPEN biasa. Ini PULPEN ajaib.
Kurang lebih 5 kotak PULPEN ajaib inilah yang akhirnya bisa menghasilkan uang 1,5 juta lebih dalam sehari :")
Sore itu hujan, dan saya dengan sangat semangat bersama teman-teman yang lain menjual pena ke daerah sekitar. Hal pertama yang harus saya buang jauh-jauh adalah rasa takut dan malu. Saya baru kali ini dengan berani berjualan pena ke orang-orang yang baru saya temui. Bahkan satu pena bisa menghasilkan 50 ribu rupiah.

Hari ini ditutup dengan acara Api unggun.
Simbol utama dari api unggun ini adalah Mulai Saat Ini kami Membuang Semua Kebiasaan Jelek Kami di Dalam Api Unggun :")
Fightooo :)



Hari Kedua Outbond 13 Juli
This is Friday 13th. Dan hari ini menjadi salah satu hari yang akan saya ceritakan kepada keluarga saya secara lengkap ketika pulang ke Palembang nanti.
Dimulai pukul 05.30 pagi. Saya benar-benar masih mengantuk.
Hari ini banyak sekali permainan diluar ruangan.
Tapi dari semuanya saya paling suka permainan "Menyambung Potensi Diri"
Itu pertama kalinya saya tiduran di jalan dan menghadap matahari terik.. Ouchhh... ahaha
Dan permainan paling menyakitkan adalah "ranjau Musuh". Tangan saya harus lecet-lecet dan perih. Tapi itu tidak mengurangi rasa excited saya bersama teman-teman dari kelompok Matahari.
Hari kedua ini, kami dari tim matahari semakin akrab dan mengenal satu sama lain. Ada saat kami bicara dalam logat dan bahasa daerah masing-masing, dan itu menyenangkan.

Setelah perjuangan panjang dan makna-makna dalam yang kami dapat dari semua games seru hari ini, kami tim Matahari berhasil mendapat juara kedua.
Yeeeey.. Congratulation!! :D

Lalu hari ini diakhiri dengan Refleksi yang membuat saya menangis :'(
Saya membayangkan ayah dan ibu saya.
Saya mengingat pesan-pesan mereka :")
Dan saya Berjanji akan segera menyelesaikan pendidikan ini dan membuat mereka bangga :')

Terimakasih atas kesempatan berharga ini :)